Thursday, August 14, 2025

Melati Tempel (Wrightia antidysenterica)

 

Melati Tempel (Wrightia antidysenterica)

Deskripsi Umum

Melati Tempel adalah tanaman dari keluarga Apocynaceae yang dikenal juga dengan sebutan Sweet Indrajao, Pala Indigo, atau Coral Swirl di beberapa negara. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias karena bunganya yang indah, berwarna putih bersih, dan mengeluarkan aroma lembut.

Asal tanaman ini diperkirakan dari Asia Selatan hingga Asia Tenggara, termasuk India, Sri Lanka, dan wilayah tropis lainnya. Di Indonesia, Melati Tempel banyak digunakan untuk penghias taman, pagar hidup, serta tanaman pot.


Morfologi

  • Batang: Berkayu, bercabang banyak, berwarna cokelat keabu-abuan, tinggi tanaman umumnya 1–2 meter.
  • Daun: Berbentuk oval hingga lonjong, ujung meruncing, tepi rata, permukaan halus, berwarna hijau tua mengkilap. Panjang daun 4–8 cm.
  • Bunga: Berwarna putih murni, berbentuk bintang dengan lima helai mahkota, diameter 2–3 cm, tersusun dalam kelompok di ujung ranting. Aroma bunganya lembut dan segar.
  • Buah: Berbentuk polong memanjang yang jarang dijumpai pada tanaman hias karena lebih sering dipangkas.

Habitat

Melati Tempel tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan pencahayaan penuh hingga teduh parsial. Dapat ditanam di tanah langsung atau dalam pot. Cocok untuk taman rumah, pekarangan, dan area publik.


Klasifikasi Ilmiah

  • Divisi: Spermatophyta
  • Subdivisi: Angiospermae
  • Kelas: Dicotyledonae
  • Bangsa: Gentianales
  • Suku: Apocynaceae
  • Marga: Wrightia
  • Jenis: Wrightia antidysenterica

Manfaat

  1. Estetika
    • Tanaman hias bunga putih yang elegan.
    • Cocok sebagai pagar hidup dan penghias taman.
  2. Penggunaan Tradisional
    • Di beberapa negara Asia, bagian tanaman digunakan dalam pengobatan tradisional untuk gangguan pencernaan dan disentri.
  3. Fungsi Ekologis
    • Menarik kupu-kupu dan serangga penyerbuk lainnya.

Budidaya Singkat

  • Iklim: Tropis dan subtropis dengan suhu optimal 20–30°C.
  • Media Tanam: Tanah gembur, subur, dan drainase baik.
  • Perawatan:
    • Pemangkasan rutin untuk menjaga bentuk dan merangsang pembungaan.
    • Penyiraman teratur tanpa membuat media terlalu becek.
    • Pemupukan seimbang setiap 1–2 bulan.

 

No comments:

Post a Comment

Konsep Biologi untuk pembelajaran TKA Biologi Kelas XII

  🌳 Keanekaragaman Hayati Keanekaragaman hayati (Biodiversitas) adalah totalitas variasi kehidupan di bumi. Untuk analisis TKA, Anda wajib...