Anting Putri (Wrightia religiosa)
Deskripsi Umum
Anting Putri termasuk keluarga Apocynaceae dan di Indonesia dikenal sebagai Melati Air atau Melati Hutan. Tersebar di Indonesia, Tiongkok, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Memiliki varietas seperti Batang Putih, Batang Hitam, Micro, Semi Micro, serta Bunga Tumpuk. Bunganya harum menyerupai melati, membuatnya populer sebagai tanaman hias, pagar hidup, dan bonsai.
Morfologi
-
Batang: Lurus atau sedikit melengkung, kulit batang halus pada tanaman muda, berubah agak kasar pada tanaman tua.
-
Daun: Oval-lanset, ujung runcing, pangkal tumpul, berwarna hijau muda hingga tua, tersusun berselang-seling.
-
Bunga: Putih, berbentuk bintang kecil, menggantung seperti anting, beraroma harum.
-
Buah: Polong memanjang dengan biji berbulu halus yang ringan.
Habitat
Tumbuh di daerah tropis pada dataran rendah hingga menengah. Umum dijumpai di pekarangan rumah, sebagai pagar hidup, atau di halaman vihara.
Klasifikasi Ilmiah
-
Divisi: Spermatophyta
-
Subdivisi: Angiospermae
-
Kelas: Dicotyledonae
-
Bangsa: Gentianales
-
Suku: Apocynaceae
-
Marga: Wrightia
-
Jenis: Wrightia religiosa
Manfaat
-
Estetika: Bonsai dan pagar hidup.
-
Pengobatan tradisional: Kulit batang dan akar digunakan sebagai obat di beberapa negara.
-
Budaya: Dalam tradisi Buddha, dianggap tanaman suci dan simbol kemurnian.
Budidaya Singkat
-
Iklim: Tropis dengan pencahayaan cukup.
-
Media Tanam: Tanah gembur dengan drainase baik.
-
Perawatan: Pemangkasan rutin, penyiraman teratur, pemupukan organik atau NPK setiap 1–2 bulan.
.jpg)
No comments:
Post a Comment